Pengen Punya Produk Pakaian Sendiri? Makloon Saja!

Pernah dengar istilah makloon?? Makloon berasal dari Bahasa belanda yang dapat diartikan sebagai sebuah cara berbisnis yang mencari pihak lain guna memproduksi barang yang nantinya akan dijual ke para konsumen. Dalam hal ini, pelaku bisnis tidak terlibat dalam proses produksi secara langsung karena proses produksi hanya dilakukan oleh pihak lain. Jika saat ini kamu memilki keinginan untuk membuka usaha dan mempunyai produk pakaian sendiri, tapi bingung dengan proses produksinya, maka nge makloon bisa jadi alternative yang bisa kamu pilih, jadi kamu bisa focus ke bagaimana cara memasarkan produk, tanpa harus memikirkan produksi.

Sebelum kamu memulai untuk memproduksi produk menggunakan jasa makloon, kamu perlu mengetahui prosesnya terlebih dahulu, untuk proses awal yang harus kamu lakukan adalah menentukan terlebih dahulu apa yang kamu inginkan, apakah semua proses produksi di serahkan seluruhnya kepada makloon yang meliputi pembuatan pola, potong, jahit, finishing dan packing, atau hanya sebagian saja misalkan jahit saja, atau jahit dan finishing saja, atau jahit, finishing dan packing. Jika kamu sudah menentukan keinginan kamu seperti apa maka proses selanjutnya adalah menentukan desain produk, untuk desain produk ada dua pilihan, pilihan pertama di kerjakan sendiri, lalu pilihan kedua di kerjakan oleh perusahaan makloon. Namun pada umumnya desain produk di tentukan oleh kamu sebagai pengorder atau pengguna jasa makloon, karena yang mengetahui produk adalah kamu sendiri, namun ada juga pemakloon yang menyediakan jasa untuk pembuatan desain produk, namun kekurangannya produk kamu menjadi tidak eksklusif lagi dan bisa saja di kemudian hari di produksi dalam jumlah banyak oleh pemakloon. Setalah kamu menentukan proses produksi dan desain produk, langkah selanjutnya adalah penyampelan, penyampelan gunanya untuk mengetahui sejauh mana kualitas jahitan dan waktu yang di perlukan untuk memproduksi satu buah produk kamu, setelah selesai penyampelan dan disetujui, maka pihak pemakloon sudah bisa memproses produk kita.

Sekarang sudah tahu kan proses makloon itu seperti apa, namun ada beberapa kelebihan yang perlu kamu ketahui jika sekarang memutuskan untuk nge makloon produk kamu, diantaranya :
1. Tidak perlu mengeluarkan dana besar untuk membeli mesin (jahit, obras, bordir, dsb)
2. Tidak perlu menyediakan tempat khusus untuk penjahitan
3. Tidak perlu mencari penjahit, pemola & pemotong untuk dijadikan karyawan tetap sebagai penjahit kita
4. Tidak perlu menggaji bulanan untuk penjahit, pemola & pemotong
5. Tidak dibingungkan oleh penjahit, pemola & pemotong yang mungkin saja berulah/bersikap kurang baik
6. Tidak bingung ketika penjahit, pemola & pemotong tidak ada pekerjaan/jahitan karena mereka tetap harus dibayar
Selain kelebihan, menggunakan jasa makloon memuliki beberapa kekurangan yang mesti jadi perhatian, beberapa kekurangan itu diantaranya :
1. Tidak mudah mencari makloon yang sesuai dengan yang kita harapkan, apakah di kemampuan, ketepatan waktu pembuatan, besar ongkos jahit, cara pembayaran, bahkan attitude mereka.
2. Tidak bisa memantau setiap saat, hanya pada saat-saat tertentu saja ketika kita/karyawan kita sedang ada jadwal visit ke penjahit makloon kita, sehingga bisa jadi hasil yang kita dapat tidak sesuai yang kita inginkan.
3. Tidak bisa menekan penjahit supaya jahitan cepat selesai, apalagi pada saat mereka sedang mengerjakan order dari orang lain yang lebih besar dari kita.
4. Lamban dan ongkos jahitnya jadi mahal jika harus mengerjakan jahitan satuan, misalnya kalau kita menerima pesanan khusus.

Ketika pesanan kita sudah jadi, maka kewajiban kita adalah membayar uang jasa kepada pemakloon, jika sekarang kamu masih pemula dan bingung system pembayarannya, mungkin beberapa tips berikut bisa kamu jadikan sebagai alternative dalam hal metode pembayaran, Pertama, membayar semua upah makloon setelah hasil makloon selesai tanpa menunggu hasil QC. Ini bisa diterapkan kepada penjahit makloon dengan persentasi kesalahan sangat kecil. Disarankan tidak diterapkan pada penjahit yang mana kita baru pertama kali menjahitkan makloon..Kedua, membayar sebagian upah makloon (sampai 50%) setelah hasil makloon selesai sebelum QC & sisanya setelah QC. Terapkan pembayaran ini hanya kepada penjahit makloon yang sudah minimal 1 tahun menjadi penjahit makloon kita. Ketiga, membayar semua upah makloon setelah QC dilakukan dan pembayaran hanya diberikan untuk yang lolos QC. Sisa upah dibayarkan jika hasil yang tidak lolos QC sudah lolos QC melalui perbaikan. Terutama diterapkan kepada penjahit makloon baru atau penjahit makloon lama jika tingkat kesalahan masih besar.

Mempunyai produk fashion sendiri adalah impian setiap pengusaha pemula yang ingin membuka usaha di bidang fashion , namun terkadang mempunyai produk sendiri tidak mudah, karena kita harus mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk mesin, tenaga kerja, dan tempat, jika sekarang kamu sudah punya desain, terus yakin jika produk yang diberikan nantinya akan laku di pasaran, maka menggunakan jasa makloon menjadi salah satu alternative pilihan yang bisa kamu pilih, jadi kamu focus bagaimana cara memasarkan produknya saja. Semoga bermanfaat

Fashion, work
Previous Story
Next Story

You Might Also Like